menu melayang

BUKHORI 1132

Menutup Dahi Dalam Sholat Ketika Ada Sebab
حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا بِشْرٌ حَدَّثَنَا غَالِبٌ الْقَطَّانُ عَنْ بَكْرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ
كُنَّا نُصَلِّي مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي شِدَّةِ الْحَرِّ فَإِذَا لَمْ يَسْتَطِعْ أَحَدُنَا أَنْ يُمَكِّنَ وَجْهَهُ مِنْ الْأَرْضِ بَسَطَ ثَوْبَهُ فَسَجَدَ عَلَيْهِ
Telah menceritakan kepada kami Musaddad, telah menceritakan kepada kami Bisyir, telah menceritakan kepada saya Gholib Al Qaththan dari Bakar bin 'Abdullah dari Anas bin Malik radhiallahu'anhu berkata, "Kami pernah salat bersama Nabi ﷺ saat udara sangat panas. Bila ada diantara kami yang tidak kuat meletakkan wajahnya di permukaan tanah, maka dia menghamparkan bajunya lalu sujud diatasnya.

Blog Post

Related Post

Back to Top

Telah Dikunjungi